-->
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 19 Februari 2017

Wahai Suamiku, Janganlah Engkau Tertawakan Bila Istrimu Ini Gendut, Berikut Penjelasannya

Buat para Suami janganlah menertawakan istrimu karena istri semakin gemuk atau gendut. tidak langsing seperti dulu. Kalau foto, berisi pipi semua. Bulat seperti kue apem. Tahukah kau kalau hal itu telah cukup menjadikanku galau? Simak ulasan berikut ini agar engkau tidak lagi menertawakan istrimu.





Untuk seorang istri yang telah pernah melahirkan anak, tubuh melar memang agak sulit dihindari. Apalagi yang melahirkannya berkali-kali. Volume perut juga membesar. Lemak menempati banyak ruang. Penampilan telah tidak menarik. Kalau lari sebentar saja telah ngos-ngosan.

Bagaimana ingin langsing lagi kalau makan tidak ada batasan. Belum lama makan telah lapar lagi, terkhusus untuk ibu menyusui. Semua nutrisi segera diserap bayi.
Suami juga mulai mengata-ngatai. “Umi sekarang gendut ya? ” Kata suami seraya tertawa padahal dia lupa kalau perutnya sendiri telah maju demikian centi.

Wahai para suami, tolong pahamilah istrimu. Ia yang tidak selangsing dahulu. Karena

Seorang istri sudah rela hamil 9 bulan bagaimana perut tidak meregang?
Lalu saat menyusui bayi ia singkirkan keinginannya untuk diet agar kebutuhan anakmu terpenuhi. Walaupun dia harus
makan lagi dan makan selalu sebab apa yang dia makan, dimakan juga oleh bayi.

Ia ingin langsing, namun anak-anakmu kadang tidak menghabiskan makanannya sehingga istrimu menghabiskannya agar tidak terbuang.

Ia ingin langsing, namun untuk meluangkan waktu sebentar saja untuk olahraga tidak sempat. “Makanya pakai stagen” padahal stagen panjangnya 10 meter melilitkannya di perut cukup memakan saat.

Ya, istri memang punya banyak alasan untuk tidak langsing. Untuk menutupi kemalasannya. Termasuk juga alasan karena memakai KB yang berpengaruh secara hormonal, menjadikan ukuran tubuh melebihi normal. Itu dilakukannya untuk para suami…

Sahabat Tolongshareya, Tolong jangan tertawakan istrimu. Bantu ia untuk langsing. Ikutkan ke program senam namun kau yang menjaga bayinya.

Jangan biarkan dia menyusui kalau ingin dia diet. Bahkan jangan bermimpi miliki anak kalau tidak siap dengan perubahan bentuk tubuh istrimu.

Bantu dia dengan motivasi kalau bagaimanapun bentuk tubuhnya kini tidak bakal mengubah cintamu padanya. Tetapi semangati juga dia kalau perut yang buncit dapat jadi awal mula datangnya penyakit.

Sahabat Tolongshareya, Lakukan olahraga bersama-sama supaya dapat sehat dan langsing bersama.

Semoga bermanfaat dan dapat menambah cinta kasih pada pasangan masing-masing