4 Alasan Pria Lebih Rentan Bunuh Diri daripada Wanita
Katakanlah, “Hai hamba-hamba-Ku
yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu
berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sesungguhnya Dia lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
[QS. Az-Zumar : 53]
Sahabat Ummi, publik dikejutkan dengan beberapa aksi nekat
mengakhiri hidup yang dilakukan oleh para pria. Apa yang sebenarnya
terjadi? Mengapa pria lebih rentan melakukan aksi bunuh diri daripada
wanita?
Berikut ini beberapa alasan yang dikemukakan oleh para psikolog
mengenai lebih rentannya pria mengakhiri hidup ketika mengalami depresi:
1. Tidak seperti wanita yang suka bercerita untuk merilis stres
yang dirasakannya, pria memiliki kesulitan mengungkapkan apa yang ia
rasakan atau hadapi.
Wanita memang terkesan cerewet, tapi inilah salah satu cara wanita
menemukan solusi atau setidaknya mengurangi beban stres yang
dirasakannya.
Sedangkan pada pria, mereka cenderung menyimpan sendiri segala
masalahnya, sehingga tidak ada yang bisa membantu menawarkan solusi atau
setidaknya meredam stres yang dihadapinya.
2. Wanita memiliki banyak kegiatan untuk melepas stres, misalnya
memasak, mencuci baju, menyetrika, menyapu lantai, mengepel, beres-beres
rumah, bahkan berdandan, tanpa disadari... kegiatan-kegiatan ini bisa
meringankan rasa stres yang sedang dihadapi.
Para pria cenderung mengurung diri dan tidak melakukan apapun ketika merasakan beban stres yang amat berat.
3. Pria merupakan tulang punggung keluarga yang bertanggungjawab
penuh pada istri dan anaknya, hal ini memberikan beban tersendiri yang
menjadikannya merasa tak berarti ketika tak mampu memenuhi
tanggungjawabnya sebagai pemimpin keluarga.
Sahabat Ummi, semoga keimanan di hati kita menjadi benteng untuk
mencegah diri melakukan tindakan bodoh dan berputus asa dari rahmat
Allah. Hanya orang kafir yang berputus asa dari rahmat Allah.
Dari Abu Hurairah Radiyallaahu 'Anhu, ia berkata : Rasulullah
Shalallaahu 'Alaihi Wassalam bersabda, “Orang yang bunuh diri dengan
menggantung diri, dia akan menggantung diri di neraka. Orang yang
menikam dirinya (dengan senjata tajam) maka dia akan menikam dirinya di
neraka. Dan orang yang bunuh diri dengan menerjunkan diri dari tempat
yang tinggi, maka dia akan menerjunkan diri di neraka”. [HR. Bukhari]
Foto ilustrasi : Google