Bahaya Wanita yang Hobi Berutang
Sahabat Ummi, berutang atau meminjam sesuatu (umumnya berupa uang) dari orang lain kadang menjadi jalan terakhir saat kita kepepet.
Sekilas memang bisa membantu dan melegakan untuk beberapa saat. Ini
hanya sementara, ya. Kalau sudah jatuh tempo dan kita belum ada anggaran
untuk meggantinya, wah repot.
Bahaya berutang biasanya memiliki dampak lebih besar pada wainita. Jadi apa saja bahaya wanita yang hobi berutang?
- Terbiasa hidup boros
Sahabat Ummi, wanita yang hobi berutang biasanya tidak peduli dengan
pengeluaran yang dia lakukan. Jika kita terbiasa berutang, semua uang
yang kita miliki saat ini biasanya akan dihabiskan saat itu juga. Soal
hidup atau tidaknya nanti, dipikirkan belakangan. Hal ini karena kita
berpikiran uang akan datang lagi, jika sangat terpaksa kan bisa
berutang.
Biasanya wanita yang hobi berutang juga akan mencanangkan gaji
atau uang yang akan dia terima untuk membayar utang, “Nanti uangnya aku
ganti pas gajian ya.” Klise kan? Padahal kita belum tahu bulan depan
kebutuhan kita seperti apa.
- Stres
Semakin sering kita berutang, kita akan diliputi perasaan stres
berkepanjangan. Bagaimana tidak, kita masih harus memikirkan uang yang
harus dikembalikan sementara dompet tipis kering.
- Cenderung banyak berbohong
Jika kita melewati tenggat batas pembayaran, kita akan mencari
berbagai alasan untuk mengelak dan menunda pembayaran. Hal ini jika
dilakukan berkali-kali akan membuat kita terbiasa berbohong dan pandai
mencari alasan.
- Hidupnya tidak tenang
Jika kita punya utang, hati tidak akan tenang karena dilanda
kecemasan yang berlebihan. “Duh, dia nanya-nanya kabarku pasti mau nagih
utang nih,” kalimat seperti ini akan sering terlontar dari kita yang
berutang.
- Mengedepankan ego
Biasanya wanita yang hobi berutang ialah wanita yang ingin memuaskan
hawa nafsunya saat berbelanja. Wanita seperti ini tentu membahayakan
jika menjadi istri dan ibu nantinya.
“Aku mau beli lipstik baru deh tapi lagi gak ada uang, talangin dulu ya,” hati-hati Sahabat Ummi, kata “talangin” menjadi kalimat pembuka untuk meminjam uang.
Sahabat Ummi, jika berutang dianggap wajar dan dijadikan
kebiasaan, ini akan menjerat hidup kita sendiri lho. Apalagi dengan
posisi kita sebagai wanita yang dituntut cerdas untuk mengendalikan
keuangan keluarga nantinya. Jangan sampai terjerat lilitan utang ya
Sahabat Ummi, bagaimanapun hidup dengan tutup lobang gali lobang itu
akan membuat kita lelah dan dikejar-kejar perasaan bersalah.
Naudzubillah
Foto ilustrasi: google