Umumnya, pre-wedding dilakukan oleh sepasang kekasih yang hendak
melanjutkan ke jenjang pernikahan. Namun bagaimana jadinya jika pasangan
itu bukanlah sosok manusia asli?
Nah inilah kisah yang datang dari seorang netizen bernama Hotmaria Ompusunggu.
Satu per satu kisah yang ia tulis dan dibagikan ke media sosial ini
telah membuat netizen meneteskan air mata karena saking sedihnya cerita
yang ia bagikan.
Seperti dilansir TribunnewsBogor.com, Hotmaria hendak melangsungkan
pernikahan dengan sang kekasih pada bulan Mei mendatang. Segala
perlengkapan pernikahan, mulai dari busana, undangan, hingga dekorasi
telah dipersiapkan semuanya.
Namun sayang, belum sampai di jenjang pernikahan, hubungan mereka
malah kandas. Pernikahan yang mereka impikan pun harus dibatalkan.
Ini tentu saja membuat hati Hotmaria hancur.
Ya, wanita mana yang tidak sedih jika pernikahannya harus gagal begitu saja.
Tidak diketahui pasti apa penyebab batalnya pernikahan mereka, namun
berdasarkan keterangan yang ia tulis, tidak adanya kecocokan di antara
mereka.
Dan berikut ini adalah beberapa kisah yang dibagikan Hotmaria :
“Tidak perlu untuk diceritakan apa alasan sampai akhirnya hubungan kami berakhir. Yang aku ingin bagikan disini adalah… Mencintailah sekuat kamu bisa mencintai. Berjuanglah lebih kuat dari kemampuanmu berjuang.”
Meski pernikahannya telah batal, Hotmaria mengaku telah mengikhlaskan semuanya.
“Terimakasih untuk niat baik melamarku. Terimakasih untuk apapun.
Maafkan ketidak cocokan kita. Maafkan segala kekurangan dan perbedaan kita yang pada akhirnya menjadi alasan perpisahan kita. Perbedaan usia 9 tahun bukan hal yang mudah dipersatukan. Sekian lama kita bertahan menahan ego masing-masing. Kita sudah sangat berusaha, tapi apa daya, perpisahan lebih baik daripada saling sakit dan menyakiti.
Sudahlah, Tuhan selalu sertai langkah kita. Bersatu atau berpisah pun ini dalam penyertaan Tuhan.”
Tak lupa pula ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada keluarga besarnya karena telah mensuport dirinya hingga bisa tegar seperti ini.
“Untuk saudara-saudara terkasih, sahabat-sahabat, semua orang terdekat. Terimakasih untuk dukungan dan doa kalian semua. Tidak memaksaku untuk bercerita tapi memaksaku tertawa hahahaaaa. Aku tidak akan cukup kuat dan mampu sampai hari ini bahkan sampai berbagi kisah ini kalau bukan karena doa-doa kalian semua. Aku bersyukur Tuhan hadirkan orang-orang hebat yang menopang dan menguatkanku..”
“Untuk namboru dan amangboru, aku terlanjur mengasihi kalian sebagai orang tuaku, keluarga baruku. Ampuni aku utk setiap kesalahanku terutama kelemahanku untuk bertahan. Aku berdoa yang terbaik utk kalian berdua. Kekuatan dari Tuhan dan jawaban terbaik dari Tuhan pasti akan diberikan untuk namboru dan amangboru.”
“Juga Terutama Mama yang selalu luar biasa. Mama sungguh hebat. Aku tahu mama jauh lebih hancur, tapi Mama tutupi itu semua untuk menguatkan aku. Mama sungguh bijak, sangat bijak mengajarkanku bagaimana berperilaku bijak atas cobaan yang terlalu berat untuk perempuan seusiaku. Mengajarkan tetap mengasihi dan mendoakan yang terbaik untuk orang lain.
Ah Tuhan, Engkau teramat luar biasa menciptakan orang-orang luar biasa dalam hidupku..