Sahabat Muslimah Banyak pasangan muda yang
menunda pernikahan dengan alasan kemapanan. Masih belum mapan dan takut tidak
bisa memenuhi kebutuhan pasangan dan anak-anak kita.
Menikahlah
Sebelum Mapan, Agar pasangan dan anak kamu Tahu
Arti Sebuah Perjuangan
Padahal Allah akan akan memampukan siapa saja yang
dengan penuh keyakinan menjalankan sunnahnya. Bukan kah suatu penghinaan kepada
sang Khalik jika kita masih merasa takut jika besok atau lusa tidak menemukan
rizki-Nya.
Lebih
Baik Berjuang Bersama Dalam Pernikahan Dari Pada Merasa Bahagia Dalam Ikatan
Yang Belum Halal
kalian akan lebih merasakan apa itu kepercayaan kepada
pasangan hidup yang benar-benar halal. kalian akan menikmati jengkal demi
jengkal keberkahan, walau banyak rintangan yang menyapa dan menggoyahkan
ranumnya cinta kalian. Kalian akan merasakan sesuatu yang lebih meluluhkan hati
dan membuat cinta kalian semakin kuat, melebihi dari barisan puisi romntis dan
gombalan manja.
Berjuang
Bersama Dari Nol, Membuat Kesetian Kalian Merekat Erat
Pasangan kita akan lebih menghargargai perjuangan,
kesetiaan, kesabaran, dan ketabahan yang telah dilalui bersama. sehingga
perpisahan adalah satu kata yang pantang untuk di ucapkan. Karena cinta tidak
hanya sekedar kata yang terucap, tapi sebuah bukti kebersamaan dalam suka
maupun duka. Harta bisa dicari, tapi cinta sejati hanya bisa didapatkan dalam
sebuah perjuangan hidup.
Anak-Anak
Kita Lebih Menghargai Hasil Jerih Payah Dan Kerja Keras Orang Tuanya
Rasa hormat anak kepada orang tuanya, adalah bukti
cinta terbesar anak. Hanya akan didapat jika mereka tau betapa besar
pengorbanan dan perjuangan untuk membesarkan dan mendidiknya. kedekatan emosional
orang tua kepada anak tentang arti sebuah perjuangan lebih dari cukup dari
pendidikan dasar tentang hidup. Bagaiman sebuah doa dan niat menjadi satu dalam
kerja keras untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.
“Menikahlah sebelum mapan. Agar anak-anak anda dibesarkan bersama kesulitan-kesulitan anda. Agar anda dan anak-anak anda kenyang merasakan betapa ajaibnya kekuasaan Allah. Jangan sampai anda meninggalkan anak-anak yang tak paham bahwa hidup adalah perjuangan”
